Please disable your adblock and script blockers to view this page

Rekomendasi

Chikyuugai Shounen Shoujo: The Orbital Children

Download Anime Chikyuugai Shounen Shoujo: The Orbital Children Subtitle Indonesia – Seperti genre-nya, anime ini akan menceritakan tentang masa depan yaitu tahun 2045 dari masa sekarang. Pada tahun tersebut, Internet dan AI adalah hal yang umum bahkan di ruang angkasa. Ditengah perubahan Teknologi tersebut, sekelompok anak terdampar di ruang angkasa setelah kecelakaan di stasiun luar angkasa harus bertahan hidup dengan menggunakan berbagai teknologi yang tersisa seperti media sosial dan drone untuk bertahan hidup. (Sumber: ANN)

 

Berlatar cerita pada tahun 2045, di mana Internet dan AI menjadi hal yang umum. Sekelompok anak terdampar di ruang angkasa setelah kecelakaan skala besar yang terjadi di luar angkasa. Dengan menggunakan narrowband, jejaring sosial, dan drone yang dapat dikendalikan dengan smartphone dan AI, mereka mengatasi banyak krisis. (Sumber: otakotaku .com)

 

Anime ini berlatar tahun 2045, di mana Internet dan AI adalah hal biasa bahkan di luar angkasa, dan berpusat pada sekelompok anak-anak yang terdampar di luar angkasa setelah kecelakaan skala besar terjadi di stasiun luar angkasa. Dengan menggunakan narrowband, jejaring sosial, dan drone yang dapat mereka manipulasi melalui smartphone dan AI dengan kecerdasan rendah, mereka mengatasi banyak krisis. (Sumber: Jaringan Berita Anime)

 

Cerita berlatar di masa depan, tepatnya pada tahun 2045. Pada saat itu Internet dan AI sudah sangat umum ada di luar angkasa, suatu hari terjadi sebuah insiden kecelakaan di stasiun luar angkasa yang mengakibatkan sekelompok anak terdampar di luar angkasa. Mereka harus bertahan hidup dengan peralatan yang ada seperti drone dan media sosial. (Sumber: bukusinopsisanime .blogspot .com)

 

Ceritanya terjadi di tahun 2045, di mana internet dan Artificial Intelligence menjadi hal yang umum bahkan di luar angkasa. Berpusat pada sekelompok anak-anak yang terdampar di luar angkasa setelah kecelakaan besar terjadi di stasiun luar angkasa. Dengan menggunakan broadband, jejaring sosial, dan drone yang dapat mereka manipulasi melalui smartphone mereka, dan didukung oleh kecerdasan buatan, mereka harus mengatasi banyak tantangan sambil menunggu bantuan dari planet ini. (Sumber: Natalie)

 

Cerita berawal ketika sekelompok anak kecil terjebak di luar angkasa karena perjalanan yang terhambat. Mereka kemudian mencari cara untuk bersama-sama keluar dari keadaan mereka sekarang. Misi dipimpin oleh Toya Sagami, seorang laki-laki yang tegas dan memiliki karakteristik seorang pemimpin.

Perjuangan yang mereka lalui tidak mudah, sebab merek harus berhati-hati dengan ancaman lain yang ada di luar angkasa. Akankah Sagami dan teman-temannya kembali ke bumi dengan selamat? (Sumber: kompas .com)

 

Ceritanya sendiri berawal dari sebuah kecelakaan di motel luar angkasa dan membuat lima orang bocah terperangkap. Di zaman 2045, dimana teknologi sudah sangat mutakhir, lima bocah ini pun berusaha untuk bertahan hidup lewat teknologi yang tersisa di motel tersebut.

Misi mereka untuk kembali ke Bumi dipimpin oleh Toya Sagami, seorang peranakan Bumi asli yang memiliki karakter tegas dan cerdik.

Dari trailer sendiri terlihat bahwa perjalanan mereka tidak akan mudah. Mereka harus melewati berbagai macam bahaya sekaligus menguak sebuah misteri gelap yang disembunyikan oleh pemerintah.

‘The Orbital Children’ tidak hanya menyuguhkan sebuah pertunjukan anak-anak pemberani, tapi juga menyampaikan pesan propaganda dalam bentuk media sosial di masa depan. Sebuah kalimat ‘We can’t escape the future’ seakan menjadi penegas bahwa bertahan hidup adalah satu-satunya cara untuk menghadapi masa depan kelak.

Jadi, akankah Toya dan kawan-kawan dapat kembali ke Bumi? Bagaimanakah nasib Toya yang menjadi seorang peranakan Bumi asli di dalam kelompok itu? (Sumber: cineverse .id)

 

Animasi ini menceritakan tentang peristiwa yang terjadi pada tahun 2045 dengan peradaban manusia yang berbeda. Pada saat itu, terjadi sebuah bencana besar di bumi dan anak-anak dipisahkannya dari orang tuanya sejak dilahirkan.

Beberapa dari mereka dilahirkan di bulan dan harus beradaptasi dengan lingkungan yang sangat berbeda dengan bumi. Kemudian dengan bantuan dari perkembangan teknologi, mereka mencoba untuk bertahan hidup dengan keterlibatan emosional yang rendah.

Selain itu, mereka juga hidup dipenuhi dengan AI dan drone yang membantu mereka untuk menyelesaikan berbagai permalasahan. (Sumber: dailysia .com)

 

Anime The Orbital Children ini berkisah mengenai kehidupan di masa depan, tepatnya pada 2045. Pada saat itu teknologi sudah sangat modern dan AI, internet serta jejaring sosial tersebar luas. Bahkan berhubungan dengan luar angkasa sudah bisa diakses dan manusia terus melakukan berbagai ekspreimen, salah satunya adalah anak yang terlahir di bulan.

Mengenai dua orang anak remaja, Touya Sagami dan Konoha Be Nanase, yang lahir di bulan sedang melakukan terapi fisik untuk bisa menyesuaikan diri dengan kehidupan manusia di bumi. Di sisi lain Taiyo Tsukuba, Mina Misasa dan Hiroshi Tanegashima adalah anak-anak remaja dari bumi yang akan melakukan perjalanan ke bulan. Saat mereka berada distasiun luar angaksa, terjadi kecelakaan besar. Di mana sebuh komet menabrak stasiun.

Kelima anak ini terjebak di luar angkasa tanpa orang tua. Mereka juga terputus hubungan dan hanya bisa menjalankan sistem AI dengan tingkat kecerdasan rendah dan sebuah drone yang dikendalikan lewat telepn seluler bernama Smart. Dalam kondisi yang kritis dan oksigen yang semakin menipis, mereka harus berjuang untuk hidup. Mereka juga harus menyatukan pikiran dan menyelesaikan segala perselisihan.

Apakah mereka bisa bertahan hidup dalam krisis menegangkan tersebut? (Sumber: infosemarangraya. pikiran-rakyat. com)

Trailer Video

Information

  • Title Chikyuugai Shounen Shoujo: The Orbital Children
  • Type ONA
  • Status Finished Airing
  • Score 7.01
  • Aired Jan 28, 2022
  • Studio Production +h.
  • Genres ,
  • Duration 32 min. per ep.
  • Episodes 6 Eps
  • Source Original